Proyek reklamasi di Teluk Jakarta memang sedang dalam masa penghentian sementara (moratorium). Hari ini, Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti dan Gubernur DKI Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) akan meninjau pulau-pulau reklamasi Teluk Jakarta dari udara.
"Besok (hari ini, 3 Mei 2016), saya sama Bu Susi akan tinjau reklamasi lewat udara," kata Ahok di Kantor Kementerian Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan, Jl Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Senin (2/5/2016).
Ahok berbicara usai rapat bersama Menko Polhukam Luhut Binsar Pandjaitan. Pembahasan dalam rapat tidak membahas soal reklamasi, meski sempat bertemu Susi.
"Enggak (membahas reklamasi). Tadi kebetulan habis ketemu teman saja," kata Ahok.
Proyek reklamasi ini meliputi pembangunan 17 pulau di kawasan sebelah utara daratan Jakarta. Ahok sendiri pernah menyatakan, Presiden Jokowi akan menerbitkan Peraturan Presiden (Perpes) soal reklamasi ini.
"Jadi, Presiden ingin peta total harus diberesin. Dan dia juga akan keluarin Perpres yang menyesuaikan dengan peraturan," kata Ahok di Balai Kota, Jl Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Rabu (27/4/2016).
Jokowi sendiri tidak ingin megaproyek reklamasi, baik itu tanggul raksasa National Capital Integrated Coastal Development (NCICD) maupun proyek 17 pulau, dikendalikan oleh swasta.
Proyek NCICD ini nantinya terintegrasi dengan reklamasi 17 pulau Teluk Jakarta. Menteri PPN/Kepala Bappenas diminta membuat master plan dalam waktu 6 bulan ke depan bersamaan dengan moratorium pembangunan reklamasi 17 pulau.
No comments:
Post a Comment