Foto: Aditya Fajar Indrawan
Jakarta - Kondisi gorong-gorong di dekat Istana 80 persen dipenuhi lumpur dan sempit. Akibatnya anggota Komando Pasukan Katak (Kopaska) dari Koarmabar TNI Angkatan Laut menyusuri got dengan merayap.Mereka masuk melalui anak sungai Ciliwung di Jl PHB Abdul Muis, Jakarta Pusat, Kamis (3/3/2016). Jalan ini dekat dengan kawasan Istana Presiden di Jl Medan Merdeka Utara.
Adit/detikcom
|
Akibat banyaknya lumpur, petugas dari Sudin Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Jakarta Pusat diterjunkan. Mereka menyemprot sedimen lumpur yang menghalangi jalan Pasukan Katak. Setelah sedimen lumpur hancur, lalu dikeruk dan personel Kopaska merayap kembali.
Tinggi air yang mereka lalui masih rendah sekitar sepaha orang dewasa sehingga mereka belum menyelam di gorong-gorong.
Personel Kopaska tidak hanya berada di gorong-gorong. Di atas gorong-gorong, ada anggota lainnya yang mengarahkan rekan-rekannya melintasi jalur yang ditetapkan.
Adit/detikcom
|
Hingga kini mereka belum menemukan bungkus kabel. Sejak 24 Februari, Pasukan Biru dari Dinas Tata Air Jakarta Pusat telah mengumpulkan 17 truk sampah bungkus kabel di Jl Medan Merdeka Selatan. Kopaska diterjunkan untuk membersihkan gorong-gorong di dekat Istana atas permintaan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok).
Adit/detikcom
Adit/detikcom
No comments:
Post a Comment