Saturday, October 1, 2016

Ahok: Siapapun yang Ubah Pancasila Berhadapan dengan Tuhan

Gubernur DKI Jakarta Basuki T Purnama (Ahok) pagi ini menghadiri upacara Hari Kesaktian Pancasila di Monumen Pancasila Sakti, Lubang Buaya, Jakarta Timur. Ahok memaknai peringatan tersebut sebagai salah satu tanda Tuhan menyayangi bangsa Indonesia.

"Ini merupakan suatu hal yang luar biasa, ini suatu hal yang membuktikan siapapun yang mau mencoba-coba menggantikan Pancasila, kita semua berhadapan dengan Tuhan Yang Maha Esa, bukan berhadapan dengan elit politik atau dengan bangsa Indonesia sendiri," ujar Ahok di Balai Kota, Jl Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Kamis (1/10/2015).

Ahok menilai siapapun yang mencoba mengubah nilai ideologi tersebut bisa dipastikan akan gagal. Sebab, hal itu tidak dapat diganggu gugat lagi.

"Yang ganggu atau (mau) ubah pasti gagal saja karena ada history-nya. Ini bukan bukti sejarah, ini membuktikan bahwa Tuhan sayang Indonesia, Tuhan membeberkati bangsa Indonesia. Itu yang saya rasakan," sambung dia.

Ahok berharap ke depannya bisa tercapai keadilan sosial dengan menjunjung tinggi nilai Pancasila. Bagi Ahok apabila tetap berpegang teguh dan percaya kepada Tuhan, maka pasti keadilan sosial terwujud cepat atau lambat.

"Harapan ke depan, tentu saja masyarakat bisa menerima sebuah keadilan sosial sesuai dengan cita-cita proklamasi, nilai Ketuhanan Yang Maha Esa. Ini adalah keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia. Ketika tetap setia sama Tuhan, percaya Tuhan yang memegang sejarah, pasti keadilan sosial bakal diwujudkan," pungkasnya.

Sekadar diketahui, Presiden Joko Widodo memimpin jalannya upacara Hari Kesaktian Pancasila. Bertindak sebagai pembaca teks Pancasila adalah Ketua MPR RI Zulkifli Hasan, pimpinan upacara oleh komandan upacara Kapolresta Depok Kombes Dwiyono dan pembaca naskah Pembukaan UUD 45 oleh Ketua DPD Irman Gusman.

Upacara dimulai pada pukul 08.00 WIB. Adapun tema peringatan Hari Kesaktian Pancasila tahun ini adalah 'Kerja Keras dan Gotong Royong Melaksanakan Pancasila'. 

No comments:

Post a Comment