Saturday, March 5, 2016

Warga Diperbolehkan Berdagang di Kompleks Masjid Raya Jakarta

Masjid Raya Jakarta yang terletak di dekat Rumah Susun Sederhana Sewa Daan Mogot Jakarta Barat, tidak hanya dibangun untuk tempat ibadah. 

Kompleks masjid seluas 17 hektar lebih itu juga dibangun sebagai sarana berkumpulnya warga sekitar sehingga membantu menciptakan kehidupan sosial yang baik. (Baca: Begini Penampakan Masjid Raya Pertama Milik Pemprov DKI Jakarta).

“Konsep pembangunan masjid, akan dipakai juga untuk banyak hal. Bisa dagang di sekitar masjid, jadi pusat interaksi sosial-ekonomi,” kata Direktur The Wahid Institute, Yenny Wahid, saat menghadiri acara Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta di Rusun Daan Mogot, Sabtu (5/3/2016) pagi. 

Yenny juga mengaku telah diberi tahu Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama bahwa pembangunan Masjid Raya Jakarta akan dikebut atau dipercepat. 

Rencananya, pembangunan masjid raya pertama milik Pemprov DKI tersebut akan rampung dalam tahun ini. 

Pembangunan Masjid Raya Jakarta berlangsung sejak 26 September 2014, atau ketika Presiden Joko Widodo menjabat Gubernur DKI Jakarta. 

Adapun anggaran pembangunan masjid ini mencapai Rp 170 miliar. (Baca: Pembangunan Masjid Raya Jakarta Ditargetkan Selesai Tahun Ini).

Masjid Raya Jakarta memiliki konsep yang disesuaikan dengan kawasan tropis, yang ditanami tumbuhan hijau di sekitarnya. 

Nantinya, Masjid Raya Jakarta dapat menampung hingga 16.000 jamaah dengan interior khas Betawi di dalamnya.

 Proyek pembangunan Masjid Raya Jakarta di Daan Mogot, Cengkareng, Jakarta Barat, masih dalam tahap pengerasan tanah. Proyek pembangunan masjid yang akan dibarengi dengan pembangunan rumah susun itu telah dimulai sejak pertengahan 2013. 

Pengamatan Kompas.com di area seluas 17 hektar yang terletak di Jalan Daan Mogot km 15 ini, terdapat empat alat berat yang dikerahkan untuk meratakan area tanah yang dulunya merupakan rawa ini. Ada juga sejumlah truk yang hilir mudik membawa material tanah. 

Ketua RW setempat, Sidiq (63) mengatakan, dulunya area tersebut merupakan pabrik kain. Mengenai rumah susun, dia belum mengetahui pasti warga mana yang nanti akan menempatinya. 

"Yang saya tahu katanya untuk orang Pluit," ujarnya saat ditemui Kompas.com, Jumat (13/9/2013) sore. Masjid Raya Jakarta di Daan Mogot nantinya akan dibangun dengan arsitektur Betawi. 

Ide pembangunan masjid ini muncul pada Idul Adha tahun 2012 yang lalu. Saat itu, Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo baru mengetahui jika selama ini Jakarta belum memiliki sebuah masjid raya yang dimiliki oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. 

Proyek pembangunan masjid raya dan rumah susun diresmikan oleh Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama pada Kamis (20/6/2013). Saat itu Basuki menargetkan proyek ini akan selesai dalam waktu 9 bulan.

No comments:

Post a Comment