Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) yakin warga Jakarta mau mengumpulkan ulang KTP dari nol lagi demi dia bisa berdampingan dengan Djarot Syaiful Hidayat di Pilgub DKI 2017. Hal itu diragukan oleh PDIP.
"Kalau mendaftar itu kan pasangan calon, bicara pasangan calon itu kan artinya ada calon gubernur dan wakilnya, sehingga jika Pak Ahok mendapatkan dukungan dari masyarakat, belum tentu Mr X nanti yang akan mendampingi Ahok juga akan mendapatkan dukungan KTP seperti Pak Ahok lagi," kata Ketua DPP PDIP Andreas Hugo Pereira di Gado-gado Boplo, Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (5/3/2016).
Teman Ahok memang sudah berhasil mengumpulkan lebih dari 730 ribu KTP hingga saat ini. Tetapi, Andreas menegaskan bahwa PDIP juga memiliki keunggulan sendiri.
"Ada istilah mendukung dan mengusung. Sekarang itu kan PDIP sudah punya entry card untuk masuk dalam pilkada ini, Pak Ahok juga katanya punya entry card katanya sudah ada 730 ribu KTP kan," ungkapnya.
Seperti diketahui, PDIP merupakan satu-satunya partai di DKI yang memiliki cukup kursi untuk mengusung calon sendiri. Saat ini, partai yang dipimpin Megawati Soekarnoputri ini sedang melakukan penjaringan untuk calon Pilkada.
"Partai PDI Perjuangan itu memiliki mekanisme penjaringan internal siapa pun yang hendak mencalonkan diri menjadi cagub melalui partai PDI Perjuangan. Sejauh ini proses itu masih terus berjalan," ujar Andreas.
Selain Ahok, ada sejumlah nama yang ditimang PDIP untuk Pilgub DKI. Bahkan, bisa saja Djarot diusung sebagai cagub.
"Kita terbuka kok. Artinya di situ kan ada Pak Djarot sebagai kader dari PDIP, dan selama ini Pak Djarot bersama Pak Ahok saya kira akseptabilitas di publik cukup bagus," ucapnya.
Sebelumnya, Ahok menyebut Teman Ahok bersedia untuk mengumpulkan ulang KTP demi Ahok bisa berdampingan dengan Djarot. Pasangan independen harus mengantongi minimal sekitar 525 ribu KTP
"Mereka bersedia ngulang (kumpulkan KTP untuk berdua). (Dari nol lagi) Enggak masalah. Mereka mau ngulang kok," kata Ahok usai meresmikan RPTRA di Duri Kosambi, Jakbar, Sabtu (5/3/2016).
No comments:
Post a Comment