Samarinda - Pasangan capres-cawapres Jokowi-JK mengungguli perolehan suara dari setiap kecamatan di Kota Samarinda. Sehingga, pasangan nomor urut dua ini mendulang 58,20 persen suara, sedangkan pasangan nomor urut dua hanya memperoleh 41,80 persen suara.
KPU Kota Samarinda, Kalimantan Timur, Rabu (16/7/2014), menuntaskan pleno perolehan suara Pilpres 2014. Pasangan Jokowi-JK mengungguli perolehan suara di 10 kecamatan se-Samarinda.
Dalam pleno KPU Kota Samarinda yang digelar di aula serbaguna KPU Kaltim siang tadi, pasangan Jokowi-JK memperoleh 216.320 suara dibanding Prabowo-Hatta mendapatkan 155.316 suara. Sementara total suara sah yakni 371.636.
"Pasangan nomor urut dua Joko Widodo dan Jusuf Kalla, memenangi perolehan suara di 10 kecamatan di Samarinda," kata Komisioner KPU Kota Samarinda, Tri Wahyuni.
Daftar Pemilih Tetap (DPT) Kota Samarinda pada Pilpres 9 Juli 2014 lalu berjumlah 584.941 orang. "Yang menggunakan hak suaranya 375.798 pemilih, dan 4.162 suara tidak sah. Sebanyak 207.330 suara tidak terpakai," ujar Wahyuni.
Dikonfirmasi terpisah, Ketua DPC PDIP Kota Samarinda Siswadi menegaskan, hasil pleno KPU Kota Samarinda yang berlangsung hari ini, tidak berbeda dengan apa yang dicatat dan disaksikan saksi Jokowi-JK.
"Hasil dari pleno KPU Samarinda tidak berbeda. Pasangan Jokowi-JK unggul di 10 kecamatan di Samarinda. Berdasarkan form C1, pasangan nomor urut satu dapat 41 koma sekian dan nomor urut dua mendapatkan 58 koma sekian," kata Siswadi.
"Dengan keunggulan pasangan Jokowi-JK ini, diharapkan apabila hasil akhir nanti Jokowi-JK menjadi Presiden dan Wakil Presiden terpilih, bisa membawa perubahan kota Samarinda. Hasil di Samarinda ini sudah aman, mau cari celah (kemungkinan kecurangan) apa lagi? Ini suara masyarakat Samarinda," tutup Siswadi
No comments:
Post a Comment