Thursday, July 17, 2014

Warga Kampung Deret Petogogan Janji Tak Akan Jual Rumah

Nadia ZahraPintu gerbang Kampung Deret Petogogan, Jakarta Selatan.

JAKARTA, KOMPAS.com - Warga Kampung Deret Petogogan berjanji tidak akan memperjualbelikan rumah mereka yang bagus dan tertata. Hal itu bukan karena takut ancaman Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama.

Sekitar 123 hunian rumah sudah tertata rapi di wilayah Kampung Deret Petogogan, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, itu. Salah satu warga yang mendapatkan program kampung deret, Hj Munisa, mengungkapkan, jika ia bersama keluarga tidak akan meninggalkan atau bahkan menjual rumah miliknya. 

"Ya, enggak mungkin dijual. Saya sudah lama sekali tinggal di sini. Rumah bagus ini masa dijual," ujar Munisa kepadaKompas.com di rumahnya yang berlokasi di RT 12/05, Rabu (16/7/2014). 

Anak ketua RT setempat, Dwi, mengatakan, bahwa pemerintah sudah mewanti-wanti jika tidak boleh ada pemilik yang menjual rumahnya sendiri. "Sudah menjadi peraturan pemerintah. Dari awal memang sudah dibilangin kalo rumah di kawasan sini tidak boleh dijual," ujar Dwi. 

Sebelumnya, Basuki meminta agar Wali Kota Jakarta Selatan Syamsuddin Noor untuk mengawasi kepemilikan rumah di Kampung Deret tersebut. Pria yang akrab disapa Ahok itu mengatakan tak akan ragu membawa masalah jual-beli rumah kampung deret ke ranah pidana apabila ada yang menjualnya. 

Ia menilai jika hal tersebut memang pantas dilakukan lantaran pemilik menyalahgunakan fasilitas negara.

No comments:

Post a Comment