Monday, February 1, 2016

Diperiksa Polisi, Pegawai Kafe Olivier Ditunjukkan Rekaman CCTV Kasus Mirna

Tujuh orang perwakilan Kafe Olivier telah diperiksa dari penyidik Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Minggu (31/1/2016), terkait kasus kematianWayan Mirna Salihin (27). Dalam pemeriksaan tersebut, penyidik menampilkan rekaman CCTV pada saat kejadian.
"Kita hanya bikin BAP (berita acara pemeriksaan), banyak pertanyaannya. Garis besarnya hanya melengkapi BAP kami yang sudah kami berikan ke penyidik," kata Manajer Kafe Olivier, Ileng Andilolo, kepada pewarta di Mapolda Metro Jaya, Minggu malam.
Ileng mengaku, dalam pemeriksaan itu, pihaknya ditunjukkan berbagai bukti yang sudah dikantongi polisi untuk mengungkap kasus ini.
Salah satu bukti yang ditampilkan adalah rekaman CCTV di Kafe Olivier pada hari Mirna meninggal, Rabu (6/1/2016).
Ileng sedang berada di kafe ketika Mirna tiba-tiba kejang seusai meminum es kopi vietnam yang sebelumnya dipesan oleh teman Mirna sekaligus tersangka kasus ini, Jessica (27). Namun, Ileng enggan berbicara lebih lanjut terkait pemeriksaan tadi.
"Kalau (untuk) tahu betul, nanti penyidik yang menyelesaikan, saya tidak bisa sebutkan. Pertanyaannya ada berapa saya lupa, tidak dihitung. Yang pasti, tujuh orang yang diperiksa tadi, semuanya dari pihak resto," tutur Ileng.
Mirna meninggal dunia beberapa saat setelah kejang seusai meminum minuman di Kafe Olivier, Grand Indonesia, Jakarta Pusat. Dari hasil pemeriksaan Pusat Laboratorium Forensik Polri, kopi yang diminum Mirna mengandung zat sianida.
Hasil otopsi tubuh Mirna juga memperlihatkan adanya sianida di bagian lambung dan hatinya.
Polisi secara resmi menetapkan Jessica sebagai tersangka dalam kasus ini. Penetapan tersangka dilakukan pada Jumat (29/1/2016) malam setelah gelar perkara oleh kepolisian.
Pada Sabtu (30/1/2016) pagi, Jessica dijemput polisi di sebuah hotel kawasan Mangga Dua, tempatnya bermalam bersama kedua orangtuanya.
Pada Sabtu malam, polisi memutuskan untuk menahan Jessica. Sampai saat ini, Jessica masih mendekam di ruang tahanan Mapolda Metro Jaya. Polisi masih melengkapi keterangan dan menyempurnakan berkas perkara kasus Mirna.

No comments:

Post a Comment