Semarang, - Suasana di kantor DPD PDIP Jawa Tengah mendadak riuh ketika seorang pria berkemeja putih turun dari mobil Kijang Innova. Ia adalah capres Joko Widodo yang mampir setelah sempat singgah di rumahnya di Solo.
"Mari kita sambut Presiden Republik Indonesia ke-7," kata pembawa acara di aula kantor DPD PDIP Jateng, Jalan Brigjen Sudiarto, Minggu (13/7/2014).
Jokowi disambut ratusan relawan yang sudah menunggu sejak pukul 18.00 WIB sore tadi. Mereka berebut untuk bersalaman atau sekedar menyapa saat ia berjalan menunggu aula. Pengamanan pun cukup ketat, sebanyak 1 SSK petugas kepolisian dikerahkan dan dua anjing pelacak dikerahkan sebelum Jokowi tiba.
Didampingi ketua tim pemenangan Jokowi-JK Jateng, Heru Sudjatmoko dan Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo serta perwakilan partai koalisi, Jokowi mendengarkan presentasi hasil real count yang dilakukan di Jateng.
Dari hasil real count tersebut, Jokowi-JK unggul 66,64 persen dari total suara yang sudah masuk sebanyak 71,02 persen atau 19.448.783 suara. Disebutkan pula pasangan Jokowi-JK unggul di 35 Kabupaten/Kota di Jateng yang artinya Jokowi-JK menang di semua Kabupate/Kota.
Setelah menerima laporan tersebut, Jokowi memberikan sambutan dan menyatakan jika ia merasa terkejut dengan hasil real count itu karena awalnya Jokowi mengira akan mengalami kekalahan di beberapa wilayah.
"Terus terang saya kaget, tidak ada satupun yang kalah, itu luar biasa. Saya pikir satu dua tiga atau empat wilayah kalah, ternyata disapu bersih," kata Jokowi
"Terimaksih atas kerja keras pagi siang malam subuh yang hasilkan sapu bersih semua Kabupaten/Kota," tandasnya diikuti tepuk tangan para tamu undangan.
Menurutnya, hasil real count tersebut tidak akan banyak berubah dengan hasil rekapitulasi KPU nantinya. Maka dari itu Jokowi berharap timnya bekerja keras mengawal rekapitulasi dengan bekal formulir C1 yang dibawa.
"Harus tetep dikawal, harus diawasi, diplototi, dicek satu persatu, lembar per lembar, dicek. Hasil sudah ada backup komplit, tidak akan berubah banyak angkanya," tandas Jokowi.
Diketahui dari data 71,02 persen yang sudah masuk dalam real count PDIP Jateng, Kota Surakarta menjadi penyumbang suara terbanyak jika dihitung dari persentase jumlah DPT yang menggunakan hak pilih, yaitu 84,45 persen. Sedangkan dari jumlah pemilih, Kota Semarang menjadi penyumbang suara terbanyak yaitu 624.253 suara.
No comments:
Post a Comment